Haiii braderr agan agan sekalian. langsung saja AJom membagikan postingan terusan yang sebelumnya(?) wkwkwk langsung saja yaa brader soalnya AJom udah deadline banget niyy tugas ngeposting di blog (jadi curhat) wkwk langsung saja yaa. cekidottt~
Berikut ini adalah langkah langkah untuk mengkonfik port security violation protect pada switch.
1. Buat terlebih dahulu topologi seperti berikut.
2. Kemudian setting ip di setiap pc termaksud router. Untuk menseeting ip pada pc kalian bisa lakukan di ip configuration yang terdapat pada desktop.
3. Untuk menambahkan ip pada router dapat dilakukan dengan cara berikut.
4. Jika semua pc dari 1-4 termaksud router sudah memiliki ip, sekarang kalian lakukan ping ke setiap pc termaksud router untuk mendapatkan mac address dari setiap port pada pc dan router.
5. Apabila proses ping dari pc 1 sampai pc 4 dan router berhasil Selanjutnya kalian bisa aktifkan port security violation pada FastEthernet 2-5. Perhatikan Gambar dibawah ini.
6. Jika sudah. Tambahkan mac address pada router. Dengan menggunkan perinta seperti berikut.
7. Ketika kita menambahkan mac address yang ke dua maka pada jalur router akan ke protect. Dan ketika kalian ping router ke pc maka akan filed
Assalamualaikum wr. wb braderrr bertemu lagi dengan AJom (Admin Jomblo) wkwk sekarang AJom akan membagikan postingan tentang port security. yaitu mengkonfigurasi port security violation
Port Security Violation sama seperti Port security static maupun sticky yang berfungsi untuk mengaman kan port pada sebuah jaringan. Namun yang membedakan Violation terdapat pilihan shutdown, protect dan retrict.
Penjelasan
1. Protec : yaitu data yang dikirim melalui port tersebut akan dibiarkan tidak dikirim
2. Restrict : seperti protect cuman hanya mengirimkan notifikasi dengan SNMP
3. Shutdown : Portnya akan di shutdown secara otomatis, jika ada mac lain yang tidak terdaftar
Berikut ini adalah langkah langkah untuk mengkonfik port security static pada switch.
1. Buat terlebih dahulu topologi seperti berikut.
2. Kemudian setting ip di setiap pc termaksud router. Untuk menseeting ip pada pc kalian bisa lakukan di ip configuration yang terdapat pada desktop
3. Untuk menambahkan ip pada router dapat dilakukan dengan cara berikut.
4. Jika semua pc dari 1-4 termaksud router sudah memiliki ip, sekarang kalian lakukan ping ke setiap pc termaksud router untuk mendapatkan mac address dari setiap port pada pc dan router.
5. Apabila proses ping dari pc 1 sampai pc 4 dan router berhasil Selanjutnya kalian bisa aktifkan port security violation pada FastEthernet 2-5. Perhatikan Gambar dibawah ini.
6. Jika sudah. Tambahkan mac address pada router. Dengan menggunkan perinta seperti berikut.
7. Ketika kita menambahkan mac address yang ke dua maka pada jalur router akan ke shutdown. Dan ketika kalian ping router ke pc maka akan filed
Untuk membangun sebuah jaringan LAN yang memenuhi kebutuhan untuk usaha kecil atau menengah, maka dibutuhkan sebuah topologi jaringan dengan menggunakan hierarchical design model.
Maksud dari Hierarchical design model adalah dibagi menjadi discrete layers, setiap layer memiliki tujuan tertentu, dan menjadi modular, maintenance, dan performance.
LAN arsitektur dibagi menjadi 3 bagian :
- Access Layer
: Menyediakan sarana penghubung perangkat jaringan dalam suatu jaringan untuk saling berkomunikasi.
- Distribution layer
: Mendefinisikan broadcast domain pada bagian ini.
- Core layer
: Menangani forwading data dalam jumlah besar dan dengan cepat, dan dalam bagian core layer diharuskan memiliki high spedd backbone, highly available dan redudant.
Manfaat dari hierarchical network :
- Scalability
: Maksudnya adalah Hierarchical network dapat diperluas dengan mudah.
- Redudancy
: Maksudnya adalah Hierarchical network dapat menjamin ketersediann jaringan.
- Performance
: Maksudnya adalah Hierarchical network dapat memberi kecepatan yang baik pada lapisan layer.
- Security
: Maksudnya adalah Hierarchical network dapat membuat jaringan pada bagian distribution layer menjadi lebih aman.
- Manageability
: Maksudnya adalah Hierarchical network dapat membuat management yang lebih sederhana.
- Maintainability
: Maksudnya adalah Hierarchical network dapat didesain untuk memungkinkan jaringan yang ada menjadi tidak terlalu rumit.
: Artinya adalah switch tersebut dikonfigurasi dengan yang ada, anda tidak bisa menambahkan fitur atau opsi pada switch.
- Modular switches
: Artinya adalah switch jenis ini menawarkan flexibility, ukuran switch jenis ini juga berbeda-beda tergantung dengan jumlah rack dan port yang akan digunakan, dan setiap rack dapat kita tambah jumlah portnya.
- Stackable switches
: Artinya adalah switch jenis ini saling berhubungan menggunakan kabel backplane yang menyediakan high-bandwith throuhput antara switch, cara kerja switch ini ditumpuk secara efektif yang bekerja sebagai saklar tunggal, dan mengurangi biaya pembelian switch karna harga modular switch yang terlalu mahal.
Dalam pemilihan switch hal yang harus diperhatikan adalah access, distribution, atau core layer harus memiliki :
- Port density
: Maksudnya adalah jumlah port yang ada pada switch tunggal.
- Forwading rate
: Maksudnya adalah mendefinisikan kemampuan pemprosesan switch untuk menangani trafic data pada switch dalam hitungan detik.
- Bandwith aggregation requirements
: Maksudnya adalah untuk memungkinkan switch memberikan daya ke perangkat melalui kabel ethernet yang ada.
Beberapa produk dari switch :
Catalyst express 500
Catalyst 2960
Catalyst 3560
Catalyst 3750
Catalyst 4500
Catalyst 4900
Catalyst 6500
Topologi Jaringan
Di bawah ini adalah topologi jaringan yang Ajom telah buat:
Haiii bertemu lagi dengan..... AJom (Admin Jomblo) sekarang ajom akan memposting tentang port security. Fungsi dari port security adalah:
Secara default port security di non aktifkan
Membatasi jumlah MAC Address yang valid pada port tertentu
Menentukan grup MAC Address yang valid diizinkan menggunakan port atau mengizinkan hanya satu MAC Address yang diizinkan menggunakan port
Menentukan bahwa port akan mati secara otomatis jika terdeteksi MAC Address tidak valid
Ajom mendesain topologinya seperti ini
Static Port Security
1. Setting ip addres pada masing2 PC dengan subnet /29.
2. Untuk setting ip pada router lakukan cara berikut ini :
Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#int fa0/1
Router(config-if)#ip address x.x.x.x x.x.x.x
3. Lakukan perintah ping pada salah satu komputer ke semua komputer termaksuk router untuk menciptakan tables mac address di switch.
4. Lakukan perintah dibawah ini pada switch untuk mengetahui mac address pada setiap pc.
Switch>en
Switch#show mac-address-table
5. Catat hasil dari perintah tersebut.
6. Untuk membuat static port security lakukan perintah dibawah ini.
Switch>en
Switch#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Switch(config)#int fa0/1
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport port-security
Switch(config-if)#switchport port-security mac-address xxxx.xxxx.xxxx
7. Lakukan hal yang sama pada interface dan mac address sesuai dengan interface yang ada.
8. Untuk mengetahui hasil dari konfigurasi yang dibuat bisa menggunakan perintah:
Switch#sh port-security int fa0/1
Switch#sh port-security address
9. Lakukan perpindahan kabel pada masing2 port seperti dari port 1 ke port 2 dan port 2 ke port satu lakukan perintah ping pada masing2 PC catat hasil dari perintah ping tersebut.
agar lebih jelasnya lihat video tutorial ajom:
Sticky Port Security
1. Sebelum melakukan port security mode Sticky hapus semua configurasi yang ada dengan perintah:
clear port-security all
2. Kembalian port dalam keadaan semula dan lakukan perintah ping pada salah satu komputer ke semua komputer termaksuk router untuk menciptakan tables mac address di switch.
3. Lakukan perintah dibawah ini pada switch untuk mengetahui mac address pada setiap pc.
en
show mac-address-table
4. Catat hasil dari perintah tersebut.
5. Untuk membuat static port security lakukan perintah dibawah ini.
en
conf t
int fa0/1
switchport port-security maximum 24
switchport port-security mac-address sticky
6. Lakukan hal yang sama pada interface dan mac address sesuai dengan interface yang ada.
7. Lakukan perpindahan kabel pada masing2 port seperti dari port 1 ke port 2 dan port 2 ke port satu lakukan perintah ping pada masing2 PC catat hasil dari perintah ping tersebut.
kalo yang sticky ajom belum mengupload videonya hehehe jadi harap tunggu saja yaaa
Haii agan - agan sekaliann bertemu lagi bersama Ajom (Admin Jomblo) wkwk. sekarang Ajom akan memposting bagaimana cara mensharing file lewat SAMBA. tapi sebelumnya ajom akan memberi gambaran topolginya yang terdiri dari Server (debian server) dan Client (windows 7,dan opensuse)
pertama - tama di virtual box kalian buat networknya menjadi "host-only adapter" di server maupun di clientnya
pertama, masuk ke server dulu dan ketikkan "nano /etc/apt/source.list" dan non aktifkan(#) security.debiannya seperti digambar berikut
jika sudah di non aktifkan maka keluar (CTRL+X Y ENTER) dan install samba dengan mengetikkan sintaks "apt-get install samba"
tekan Y ENTER maka dia akan meminta DVD 1. masukkan DVD 1 nya dan tekan ENTER
lalu masuk ke root (/) dan buat folder (mkdir) dan CHMOD 777 pada kedua folder tersebut
lalu masuk ke "nano /etc/samba/smb.conf" dan hilangkan tanda pagar pada security =user
dan ke paling bawah dan ketikkan sintaks seperti ini
karena ajom tadi membuat 2 folder (baca dan tulis) jadi ajom juga membuat yang "tulis" juga. dan jika sudah keluar dan restart dengan cara " /etc/init.d/samba restart"
lalu buat user baru
lalu buat samba password untuk user yang tadi dibuat
lalu restart sambanya seperti ini
lalu setelah itu masuk ke client windows7 dan samakan ipnya agar bisa terhubung dengan server
masuk ke run (CTRL+R) masukkan ip servernya
maka nanti anda akan diminta untuk memasukkan user dan passwordnya untuk bisa masuk ke file sharingnya
lalu coba anda masuk ke folder baca dan buatlah txt di dalamnya. pasti tidak bisa karena folder itu hanya untuk melihat saja
dan jika anda masuk ke folder tulis anda bisa membuat file txt dan membuat folder lagi
dan jika anda masuk ke server dan ingin melihat apakah folder yang tadi dibuat oleh client terbaca atau tidak ketik sintaks seperti dibawah ini
dan jika sudah mari kita masuk ke client yang satunya lagi (opensuse), tetapi sebelum melihat file sharingnya kita harus mengatur ipnya terlebih dahulu (anda bisa lihat di video ajom yang nanti akan ajom share linknya dibawah postingan ini). jika sudah di atur ipnya masuk ke home
masuk ke samba shares
nahh nanti akan terlihat folder folder yang sudah dibuat tadi